MANAGEMENT OF ACCOUNTING HOTEL
AKUNTANSI PERHOTELAN – PENERIMAAN KAS
Introduction
Generalities:
Accounting
Department such of responsibility, controlling, allow cabilities
of the Financial for operation Hotel on basic from Uniform system of Accounts
of Hotels 1977 Hotel Association of New York City, Inc, U.S.A
Objective:
1. Method Operation:
a.
Making the operation Budget for the Hotel
b.
System Financial Management Hotel
c.
Process of the Revenue and Expenditure
d.
Summary of cash receipt per day and month to date
c.
Monitoring and controlling operation system
2. Activities:
Cashier section
receives for all revenue Hotel from operation Food & Beverage, Room and
Other Operated Income
Auditor make the
process auditing of revenue
Cost Control
Department
Senior Accountant
Account Payable
Account Receivable
Financial Hotel System
Basic of Hotel
Management, Uniform System of Accounts for Hotels
Standard Form
Systems
The Month ending
making the Income Statement Profit & Loss and Balance Sheet, ETC
DEPARTMENT INCOME AND EXPENDITURE
Major Operating
Department:
-
Room Division
-
Food & Beverage Division
Minor Operated
Department:
-
Telephone Department
-
Laundry Department
-
Business Centre
-
Fitness Centre
Overhead Department:
-
Administrative & General
-
Human Resources
-
Sales and Marketing include Public Relation
- Engineering Department (POMEC)
Common Transaction in the Hotel
Ú
Sales
of product and service
Ú
Cash
Receipt
Ú
Purchase
s of product and service
Ú
Payroll
Ú
Cash
disbursement
PENERIMAAN KAS
Kas merupakan akun
yang penting dalam operasional suatu hotel, tanpa ditunjang dengan kas yang
memadai maka akan dapat mengganggu kelancaran aktivitas operasional suatu
hotel, karena kas juga sebagai modal kerja yang sangat menunjang kelangsungan
aktivitas keseharian suatu hotel.
1.PENERIMAAN KAS DARI ROOM RATE
A. Bagian yang Terlibat dalam Prosedur
Penerimaan Kas (Penjualan Kamar)
a.Front Office (FO) dan FO cashier,
dimana bagian ini bisa dirangkap oleh bagian FO yang bertugas menerima dan
melaporkan setiap pembayaran tamu.
b.Night Audit bertanggung jawab atas kebenaran dan
ketelitian pemasukan data penjualan tunai kamar dalam satu hari dari
masing-masing outlet.
c.Income Audit mempunyai tugas untuk mencocokkan semua hasil
penjualan tunai hotel dan mengkoreksi kembali pekerjaan night auditor.
d.General Cashier mempunyai tanggung jawab penuh
atas semua penerimaan penjualan kamar.
B. Dokumen yang Digunakan pada Prosedur Penerimaan
Kas (Penjualan Kamar)
a.Guest bill/Folio Guest.
b.Room Sales Recapitulation
c.Remittance of Fund
C. Prosedur Penerimaan Kas Hasil Penjualan Kamar
a.Pada akhir hari, semua kasir outlet memasukkan hasil penjualan
beserta bukti pendukung dan pelaporannya ke dalam ROF, kemudian menitipkan ROF
pada front office, yang selanjutnya akan di cek oleh night
audit.
b.Keesokan harinya, semua ROF diserahkan ke income
audit yang akan melakukan pengecekan ulang, kemudian akan menyerahkan
hasil penjualan yang berupa tunai, seperti uang, slip kartu kredit, bank note
traveler cheque pada general cashier
c.General Cashier akan mengecek kembali sesuai dengan laporan
masing-masing outlet, kemudian mencatat dalam buku kas, mengarsipkan laporan
masing-masing outlet sebagai bukti penerimaan kas, dan menyimpan atau menyetor
uang ke bank.
2. 2.PENERIMAAN KAS PADA PENJUALAN MAKANAN DAN MINUMAN
A. Bagian Organisasi yang Terlibat dalam Prosedur
Penerimaan Kas (Makanan dan Minuman)
a.Cashier Outlet mempunyai tanggung jawab penuh atas
semua penerimaan outlet (outlet restaurant and bar)
b.Night Audit bertanggung jawab atas kebenaran dan
ketelitian pemasukan data penjualan tunai makanan dan minuman dalam satu hari.
c.Income Audit mempunyai tugas untuk mencocokkan
semua hasil penjualan tunai makanan dan minuman dan mengkoreksi kembali
pekerjaan night auditor.
d.General Cashier mempunyai tanggung jawab penuh
atas semua penerimaan hasil penagihan yang dilakukan oleh collector dalam
satu hari.
B. Dokumen yang Digunakan Digunakan pada Prosedur
Penerimaan Kas (Penjualan Makanan dan Minuman)
a. Restaurant
and Bar bill/guest check/guest bill: mencatat transaksi penjualan makanan dan minuman yang
dilakukan tamu dan sebagai bukti tagihan kepada tamu
b. Restaurant
and Bar Summary of Sales: mencatat penjualan makanan dan minuman baik
tunai maupun kredit pada masing-masing shift
c. Remittance
of Fund: merupakan amplop yang digunakan untuk melaporkan dan menyetorkan
hasil penjualan pada hari itu
a. Pada
akhir hari, semua kasir outlet memasukkan hasil penjualan beserta bukti
pendukung dan pelaporannya ke dalam ROF, kemudian menitipkan ROF pada front
office, yang selanjutnya akan di cek oleh night audit.
b. Keesokan
harinya, semua ROF diserahkan ke income audit yang akan
melakukan pengecekan ulang, kemudian akan menyerahkan hasil penjualan yang
berupa tunai, seperti uang, slip kartu kredit, bank note traveler chequw pada
general cashier
c. General
Cashier akan mengecek kembali sesuai dengan laporan masing-masing outlet,
kemudian mencatat dalam buku kas, mengarsipkan laporan masing-masing outlet
sebagai bukti penerimaan kas, dan menyimpan atau menyetor uang ke bank.
3.PENERIMAAN KAS PADA PENGUMPULAN PIUTANG DARI TRAVEL AGENT
A. Bagian Organisasi yang Terlibat dalam Prosedur
Penerimaan Kas (Pengumpulan Piutang dari Travel Agent)
a.Account Receivable: mencatat penjualan kredit, dan
menyiapkan faktur tagihan serta melakukan penagihan
b.Collector bertanggung jawab atas penagihan
piutang ke travel agent.
c.General Cashier bertanggung jawab penuh atas semua
penerimaan semua hasil penagihan piutang yang dilakukan oleh collector dalam
satu hari.
B. Dokumen yang Digunakan pada Prosedur Penerimaan
Kas (Pengumpulan Piutang dari Travel Agent)
a.Guest bill/Folio Guest/Guest check
b.Reservation Form
c.Agent Voucher
d.Invoice
e.Cash Receipt
C. Prosedur Penerimaan Kas Hasil Penjualan
Pengumpulan Piutang dari Travel Agent
a.Account Receivable akan memantau umur piutang dari
agen sesuai jatuh temponya, saat tiba waktunya untuk melakukan penagihan,
Account Receivable akan menyiapkan daftar penagihan piutang beserta bukti
pendukungnya (invoice, guest bill, agent voucher, dll), dan
menyiapkan cash receipt.
b.Account Receivable akan meminta persetujuan dari head
department, kemudian akam member data tersebut kepada collector untuk
melakukan penagihan kepada agen.
c.Hasil penagihan piutang akan diserahkan kepada collector pada general
cashier, yang akan mencatat pada penerimaan kas. Dan kemudian Collector akan
menginformasikan pada Account Receivable, yang mencatat pada kartu
piutang agen.
4.PENERIMAAN KAS PADA PENERIMAAN UANG MUKA
A. Bagian Organisasi yang Terlibat dalam Penerimaan
Uang Muka
a.Reception menerima reservasi dari tamu yang
datang langsung atau melalui travel agent.
b.Front Office cashier bertugas menerima dan
melaporkan setiap pembayaran tamu.
c.Night Audit bertanggung jawab atas kebenaran dan
ketelitian pemasukan data uang muka dalam satu hari.
d.Income Audit mempunyai tugas untuk mencocokkan
semua hasil penerimaan uang muka dari tamu dan mengkoreksi kembali
pekerjaan night auditor.
e.General Cashier mempunyai tanggung jawab penuh
atas semua penerimaan uang muka dari tamu dalam satu hari.
B. Dokumen yang Digunakan pada Prosedur Penerimaan
Kas (Penerimaan Uang Muka)
a.
Cash Receipt
b.
Reservation Form
C. Prosedur Penerimaan Kas pada Penerimaan Uang Muka
a.Suatu agen membayar uang muka untuk tamu-tamunya pada saat
reservasi, pembayaran uang muka tersebut akan diterima oleh front
office cashier, dengan membuatkan cash receipt dilampiri reservation
form, kemudian melaporkannya pada room sales recapitulation dan
memasukkannya dalam ROF bersama-sama dengan hasil penjualan kamar lainnya.
b.Agen tersebut akan menerima cash receipt asli,
yang nantinya akan dipakai untuk memperhitungkan kekurangan pembayarannya
setelah tamu dari agen tersebut menggunakan fasilitas hotel.
c.Pada esok harinya, General Cashier akan
menerima uang muka tersebut dan mencatatnya sebagai penerimaan kas.
Kemudian General Cashier akan menginformasikan pada Account
Receivable akan adanya pembayara uang muka tersebut.
D. Laporan Yang Dihasilkan
Genereal Cashier
Summary, yang merupakan laporan yang dibuat oleh General Cashier pada
akhir periode yang berisi semua penerimaan kas.
Balai Pustaka :
Raymonds Sechmidgall Ph D., CPA,James
W,Damitio Ph.D,CMA,
Hospitality Industry Financial
Accounting Second Edition.
Educational Institute American Hotel
Motel Association
Reference
Harro,Hyatt Bumi Surabaya.Food &
Beverage Control ,Year 1980
Hyatt International Manual Food &
Beverage Control.Year 1979
Hyatt Regency Surabaya Manual Cost
Auditor, Year 1990
Harro, Manual Cost Control, Year 1997
cara kerja accounting procedure hotel systems
ReplyDeletejob disc department income and expenditure
ReplyDelete